Rakyat Jambi Menggugat! Kapolda Diminta Sikat Sitanggang Bungku, Rudi Jangga, dan Oknum Polres Darmono
Jambi – Gelombang suara masyarakat Jambi kini menggema keras. Mereka menuntut Kapolda Jambi untuk segera bertindak tegas terhadap nama-nama yang disebut dalam dugaan kasus besar: Sitanggang Bungku, Rudi Jangga, serta oknum anggota Polres Darmono. Desakan ini muncul dari keresahan publik yang menilai bahwa hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu. Masyarakat menegaskan, jika aparat lamban, maka kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian akan runtuh.
Dalam berbagai pernyataan, masyarakat menegaskan bahwa penangkapan harus dilakukan segera. “Tangkap sekarang, jangan tunggu besok. Bersihkan institusi dari oknum yang mencoreng nama kepolisian. Keadilan adalah harga mati,” tegas salah satu tokoh masyarakat dengan nada penuh api.
Kapolda Jambi kini berada di titik krusial. Tindakan cepat akan menjadi bukti keberanian dan ketegasan, sementara kelambanan justru akan menjadi noda besar dalam sejarah penegakan hukum di Jambi. Publik menilai, kasus ini bukan hanya soal individu, tetapi soal martabat hukum, integritas kepolisian, dan masa depan kepercayaan rakyat.
Desakan ini bukan sekadar tuntutan hukum, melainkan momentum kebangkitan moral masyarakat Jambi. Mereka ingin menunjukkan bahwa suara rakyat adalah panglima, dan hukum tidak boleh tunduk pada kepentingan tertentu. Gelombang aspirasi ini menjadi simbol bahwa rakyat berhak mengawasi jalannya hukum, dan suara mereka tidak bisa diabaikan.
Kini masyarakat Jambi menunggu langkah nyata Kapolda. Sitanggang Bungku, Rudi Jangga, dan oknum Polres Darmono disebut sebagai pihak yang harus segera ditindak. Inilah saatnya Kapolda Jambi membuktikan bahwa hukum adalah pedang keadilan yang siap menebas siapa pun yang melanggar. Rakyat sudah bangkit, suara mereka menggema, dan tuntutan mereka adalah harga mati: keadilan tanpa pandang bulu.(Tim)
